Bekal Ramadhan

Ibnu Khuzaimah mengeluarkan dari Salman R.A., ia berkata: “Rasulullah SAW telah berkhutbah kepada kami pada hari terakhir dari bulan Sya’ban, beliau bersabda:

“Wahai manusia sungguh telah dekat kepada kalian: Bulan yang agung lagi penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, bulan yang Allah telah menjadikan puasa di dalamnya sebagai fardlu dan bangun malam sebagai sunnah.

Barang siapa yang mendekatkan diri di dalamnya dengan melakukan amalan sunnat maka seperti orang yang melakukan amalan fardlu pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan amalan fardlu di dalamnya maka seperti orang yang melakukan tujuh puluh amalan fardlu di dalmnya maka seperti orang yang melakukan tujuh puluh amalan fardlu pada bulan lainnya
Lanjut membaca

Dakwah Tabligh

Dakwah Tabligh

MENGUNGKAP KEDOK JAMAAH TABLIGH

Daryono.com mengutip ulang dari Abdurrahman,dan Abdurrachman Al-Fath mengutip ulang dari http://usahadawah.wordpress.com/
Lillahi Ta’Ala dengan niat da’wah.]
Kepada Kaum Muslimin,
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Mudah-mudahan Allah swt memberikan Rahmat, Ampunan dan LindunganNya kepada sdr. sekalian. Telah banyak pandangan yang berkaitan usaha da’wah dan tabligh (orang mengenalnya sebagai jama’ah tabligh). Mudah-mudahan tulisan di bawah ini memberikan wacana atau juga pengetahuan baru bagi sdr. sekalian, dimana tulisan ini merupakan analisa dan juga pengamatan terhadap usaha da’wah.
Jika ada tulisan saat ini disebarkan melalui berbagai media, apakah itu internet dan lainnya, dengan judul yang sangat cukup sensasi yaitu “membongkar kedok jama’ah tabligh”.Dan sekarang kami suguhkan dengan judul yang hampir sama “Melepas Kedok Jama’ah Tabligh”.
Sdr. sekalian dapat mencermati kedua judul yang hampir bersamaan, dan kami secara jujur ini merupakan wacana yang baik untuk dipelajari. Yang satu memberikan kerangka kritik, dan yang lainnya memberikan keranga survey dan analisa. Silahkan untuk dicermati dengan baik dan buka lebar-lebar diri kita untuk mendapatkan berbagai kebaikan dari siapapun.

Terimakasih,
Pengelola Usaha Da’wah-WordPress-Com
Sumber: http://imanyakin.wordpress.com/2008/07/25/melepas-kedok-jemaah-tabligh-bagian-1/
Risalah kecil yang disusun oleh : Abu Muhammad Fahim

KATA PENGANTAR
Sebagai seorang pengamat harokah di Indonesia, saya tertarik dengan ucapan pimpinan Jemaah Tabligh (istilah yang penulis pakai buat orang yang kerja dakwah di masjid Kebon Jeruk) di Indonesia, ketika seorang ustadz kritik jemaah tabligh. Beliau (almarhum) katakana : “Jangankan kerja tabligh, ‘kentut tabligh’ saja anda tak paham.”
Setelah saya amati program yang diadakan yakni khuruj fi sabilillah ternyata kerja tabligh yang mereka buat seperti khazanah lautan yang tak habis jika digali.
Orang menyangka bahwa karang adalah lautan, air adalah lautan, ada yang menyatakan juga ikan, rumput laut, pasir, dsb. Padahal lautan adalah kumpulan dari itu semua secara menyeluruh.
Kebanyakan pencemooh jemaah tabligh hanya melihat sebagian dari kerja jemaah, sehingga terlihat kekurangan disana sini seperti anggapan mereka tentang bodohnya ahli jemaah dalam hal masail, hukum Islam, dsb. Kalaulah kita mau melek sedikit, membuka hati dan mau menerima kekurangan mereka, maka di balik itu ada suatu kekuatan yang akan menjadi harapan bagi kejayaan umat Islam.
Lanjut membaca

Makna Kalimat Syahadat

LAA ILAAHA ILLALLOH Makna, Rukun dan Konsekuensinya

Sudah selayaknya bagi setiap muslim untuk memahami apa makna
(pengertian) kalimat Laa ilaaha illalloh yang benar itu, juga paham
rukun-rukunnya dan konsekuensi (tanggung jawab moral) bagi orang yang
mengucapkan atau mengikrarkan kalimat tersebut. Insya Allah, uraian
ringkas ini memberikan jawaban atas tiga masalah tersebut di atas.

Saudaraku kaum muslimin, bila anda ditanya apa makna kalimat Laa ilaaha
illallah itu, maka jawablah dengan tegas “Tidak ada yang berhak di
sembah kecuali Allah” atau “ Tidak ada sesembahan yang benar kecuali
Allah “.

Jadi, segala sesuatu yang di jadikan sesembahan oleh manusia, baik itu
berupa berhala-berhala atau patung-patung, pepohonan, batu-batuan atau
kuburan-kuburan yang di keramatkan, jin-jin dan setan, atau orang-orang
sholih yang telah mati baik berupa para Nabi atau para Wali, maka itu
semua adalah sesembahan yang bhatil (salah).
Lanjut membaca

Kebeningan Amal Tersembunyi

Kebeningan Amal Tersembunyi

… Ringkasan Buku …

http://buku-islam.blogspot.com/

Judul : Al Akhfiya’ Al Manhaj was Suluk
Penulis : Walid bin Sa’id Bahkam
Penerjemah : Kathur Suhardi
Edisi Indonesia : Kebeningan Amal Tersembunyi
Penerbit : Darul Falah
Cetakan : Pertama, Oktober 2002 M
Halaman : 120 halaman

Buku ini banyak memuat kisah-kisah para salafush shaleh yang suka menyembunyikan amal shalih mereka, tidak suka pamer, mencari ketenaran, dan tidak pula ujub. Mereka inilah yang tidak dikenali oleh penduduk bumi, tetapi sangat dikenal oleh para penghuni langit. Berikut saya kutipkan sebagian kisah-kisah dari buku tersebut. Semoga bermanfaat.

[DALIL KEDUDUKAN AMAL YANG DISEMBUNYIKAN]
———————————————————-
Diantaranya adalah firman Allah Jalla wa ‘Ala (yang artinya) :

“Jika kalian menampakkan shadaqah (kalian), maka itu adalah baik sekali. Dan, jika kalian menyembunyikannya dan kalian berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagi kalian. Dan, Allah akan menghapuskan dari kalian sebagian kesalahan-kesalahan kalian, dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al Baqarah: 271).
Lanjut membaca

Menangislah !

Menangislah!

Ketika diri tidak ringan bergerak dalam berbuat taat.

Menangislah!

Ketika kenikmatan dunia senantiasa menghujani namun amal soleh tidak berbanding lurus dan meningkat dengan kenikmatan yang diterima. Dimanakah letak kurangnya kasih sayang Alloh SWT kepada kita? Kita senantiasa menuntut hak kita terhadap Alloh SWT, namun rasa syukur kita ketika mendapat nikmat-Nya tak pernah kita tunjukan dihadapan-Nya walau hanya sekedar ucapan “Alhamdulillah”.

Kita malah terlupa dan kadang lupa diri, bahwa apapun nikmat yang kita terima sesungguhnya berasal dari Alloh SWT. Terkadang, kebanyakan dari kita hanya ingat kepada-Nya sewaktu diri tertimpa musibah dan kesempitan dalam hidup. Padahal, dengan mengingat Alloh SWT disaat lapang dan kebahagiaan hidup menghampiri akan mendatangkan kecintaan Alloh SWT dan insya Alloh disaat kesusahan menghampiri kehidupan, Alloh SWT akan berbalik mengingat kita.

Menangislah!

Untuk mengharapkan datangnya pertolongan Alloh SWT terhadap diri kita, sehingga Dia mengaruniakan kekuatan dan pertolongan untuk memudahkan kita dalam rangka mendekat kepada-Nya.

Menangislah!

Untuk setiap dosa yang pernah kita rajut dalam kehidupan walau kita tak akan mampu menghitung betapa besarnya keingkaran diri melebihi ketaatan kita kepada-Nya.

Pernahkah kita menangis atas kurangnya bekal persiapan untuk akhirat kita? Tempat yang kekal dan tujuan puncak kehidupan yang bekalnya kita persiapkan melalui dunia ini.

Menangislah!

Sebagai tanda kelembutan dan hidupnya hati yang senantiasa siap untuk menerima nasehat dan kebenaran yang datang.

Semoga Alloh SWT senantiasa memberikan pertolongan-Nya dalam setiap hal-hal baik yang kita usahakan serta menjauhkan kita dari sifat sombong dan merasa diri bersih, karena tanpa pertolongan dari-Nya, tak seorangpun yang sanggup melakukan kebajikan di atas permukaan bumi ini.