Ide Bisnis dan Evaluasi Peluang

Ide Bisnis dan Evaluasi Peluang

Diterbitkan oleh Iien [Iien] pada 2009/3/1 (269 dibaca)

Dalam menganalisa ide bisnis Anda harus bisa melakukan tes untuk menentukan apakah benar-benar peluang tersebut valid. Seluruh ide Anda harus menunjukkan adanya kebutuhan, pasar, dan kemampuan memberikan return on investment yang solid.

Apakah ide tersebut visibel di pasar ? Apakah ada demand ? Bisakah dilakukan ? Bisakah Anda menarik orang dan sumber secara bersamaan sebelum jendela peluang tertutup ? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dipertimbangkan dan dijawab.

Pengusaha yang fokus pada peluang memulainya dengan konsumen dan pasar dalam pikiran mereka. Mereka menganalisa pasar untuk menentukan isu industri, struktur pasar, ukuran pasar, rate pertumbuhan, kapasitas pasar, pembagian pasar, struktur biaya, titik impas, biaya peluang dan hambatan-hambatannya. Dibawah ini ada dua model yang biasa digunakan pengusaha untuk mengevaluasi ide bisnis dan rencana.

Untuk mengevaluasi peluang, pengusaha menanyakan pertanyaan berikut :

1. Kebutuhan atau masalah apa yang Anda pecahkan ? (Proposisi nilai )
2. Kepada siapa Anda menjualnya ? (Target Market)
3. Bagaimana Anda menghasilkan uang ? (Revenue Model)
4. Bagaimana Anda membuat perbedaan dengan perusahaan yang sudah ada ? (Proposisi penjualan unik )
5. Hambatan apa saja untuk memasukinya ?
6. Berapa banyak pesaing yang Anda miliki dan bagaimana mutu mereka ? (Analisa kompetitif )
7. Berapa besar market Anda dalam dollar ? (Ukuran pasar )
8. Seberapa cepat pasar tumbuh atau tenggelam ? (Pertumbuhan Pasar )
9. Berapa persen pasar yang bisa Anda dapatkan ? (Pembagian Pasar )
10. Jenis perusahaan seperti apa ini nantinya ? (Gaya hidup, Kepemilikan tunggal atau Korporat )
11. Berapa biaya memulainya ? (Start-up Costs)
12. Apakah Anda berencana menggunakan modal hutang atau meningkatkan investasi ? Jika demikian, berapa, dan jenis apa ? (Kebutuhan investasi )
13. Apakah kelak Anda berencana menjual perusahaan Anda atau go public? ? (Exit Strategy)
14. Jika Anda mengambil investasi, menurut Anda, berapa banyak keuntungan yang akan didapatkan investor ? (Return on Investment)

Mari kita lihat 14 pertanyaan tersebut kedalam model sederhana dimana Anda bisa mengevaluasi ide bisnis yang muncul Model ini disebut dengan RAMP model.

Dimulai dari huruf pertama, R – Return, berarti return on investment.
R membahas Exit Strategy (akuisisi atau IPO)
Apakah R menguntungkan ? Akankah revenue Anda lebih tinggi daripada pengeluaran ?
R titik impas (berapa lama sebelum alur kas positif ? )
R Investasi yang diperlukan. Berapa banyak yang diperlukan untuk memulai usaha ini . Apakah $20,000, $200,000, atau $2,000,000?

A berarti advantages- (keuntungan).
A melihat struktur biaya. Keuntungan yang didapat dari hambatan untuk memasuki (kompetitor besar, paten, permintaan modal yang besar) . Jika ada banyak hambatan untuk masuk, maka akan sulit untuk masuk ke pasar. Semakin tinggi hambatan untuk masuk, semakin sulit posisi Anda jadinya.
A Kekayaan intelektual . Apakah Anda memiliki hak kepemilikan seperti hak paten atau ijin eksklusif atas apa yang akan Anda jual .
A channel distribusi . Bagaimana Anda menjual produk ? Apakah menjualnya langsung melalui internet, menjual secara grosir, atau eceran. Jika memungkinkan kembangkan chanel distribusi yang unik.

M berarti Market .
Kebutuhan pasar. Apakah ada kebutuhan yang besar untuk produk atau jasa ini. Coba hindari ide yang kedengarannya bagus tapi tidak sepenuhnya dibutuhkan . Pastikan produk atau jasa Anda memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah.
M Target market (kepada siapa Anda akan menjualnya ? bisnis? konsumen ? demografi yang bagaimana ?)
M menganalisa target market (kepada siapa Anda menjualnya ? bisnis ? konsumen ? demografis yang bagaimana ?)
M Harga (berapa harganya, apakah markup cukup tinggi ).
M analisa ukuran pasar

P berarti potensial.
P Resiko vs. Reward. Seberapa besar resiko peluang ? Jika sangat beresiko, apakah ada peluang bagi usaha untuk melakukannya dengan baik?. Apakah ada penghargaan yang tinggi bagi pendiri dan investor jika perusahaan sukes ?
P Tim Apakah tim sudah tepat untuk bisnis? . Apakah Anda memiliki pengetahuan di bidang ini .
P Waktu . Apakah pasar sudah siap menerima produk Anda. Mungkin Anda memiliki ide besar untuk menerbangkan mobil, tapi jika konsumen tidak siap dengan produk Anda, Anda tidak bisa menjadikannya sebagai bisnis yang sukses.
P Penetapan tujuan . Apakah konsep bisnis sesuai dengan tujuan tim untuk menciptakan potensi atau gaya hidup bisnis yang tinggi ?

Dengan menggunakan RAMP model dan ke 14 pertanyaan diatas, seharusnya Anda sudah bisa melakukan analisa bisnis dan peluang yang ditawarkan kepada Anda

Oleh: Ryan ALlis
Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com

About Sabila Komputama

Hanung Anggo Yudanto HP : 081226062343

Posted on 14 April 2009, in Bisnis Offline, Bisnis Online, Motivasi and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: