Peluang dari Ubi Ungu

Sekali waktu datanglah ke pusat makan ubi jalar Sweet Purple di kawasan Bintaro Sektor I, Jakarta. Nikmati aneka hidangan yang dibuat dari ubi ungu, mulai dari es krim, jus, hingga ice burger. Di Sweet Purple, ubi ungu diolah dengan berbagai kreativitas menjadi kuliner yang berkelas.

Di tangan Adi Kharisma (50), pemilik Sweet Purple, ubi ungu menjadi obyek kreativitasnya.

”Bila usaha kita mau maju, buatlah sedikit berbeda dengan lainnya,” kata Adi memaknai kreativitasnya mengolah produk makanan berbahan baku ubi.

Bagi Adi, kreativitas untuk menghasilkan sebuah produk pangan sangat menentukan maju tidaknya sebuah usaha. Karena alasan itu pula, Adi tidak pernah berhenti menciptakan berbagai produk pangan, yang semula dicitrakan kampungan menjadi makanan berkelas.

Karena ubi ungu pula Adi mantap meninggalkan usahanya sebagai distributor makanan dan minuman di Bali. Begitu pula dengan gelar akademis yang dia peroleh dari San Francisco State University, Amerika Serikat, dia kesampingkan. Adi lebih tertarik menekuni usaha ubi ungu.

Usaha berbasis ubi ungu tidak dibangun Adi karena latah atau meniru orang lain. Adi mengutamakan orisinalitas gagasan untuk menghasilkan produk yang memiliki tempat tersendiri di hati konsumen.

Omzet usaha dari mengolah ubi ungu itu, menurut Adi, relatif lumayan. Setidaknya, membuat Adi berani meninggalkan usaha lamanya yang telah mapan.

Adi mengusahakan produk makanan dan minuman berbahan dasar ubi ungu dari lahan satu hektar miliknya di Bali.

Konsep penjualan melalui sistem waralaba yang dikembangkannya pun kini mulai banyak peminat. Bahkan, dalam waktu dekat dia berencana membuka satu gerai lagi di Jakarta. Kegigihan Adi menciptakan aneka makanan berbahan baku ubi ungu berawal dari kisah tragis keluarganya. Tujuh anggota keluarga dekat Adi meninggal karena penyakit kanker secara berturut-turut selama tujuh tahun sejak tahun 1995.

Adi tertantang mencari informasi sebanyak-banyaknya, terutama terkait penyakit kanker dan pencegahannya. ”Koleksi buku saya sekitar 100, semua bicara tentang kanker dan bagaimana mencegahnya,” ujarnya.

Dari pencarian yang amat panjang dan melelahkan, Adi akhirnya menyimpulkan, penyakit kanker lebih banyak disebabkan oleh faktor konsumsi makanan dan lingkungan.

Pilihan paling mungkin adalah menjaga agar asupan makanan yang masuk ke tubuh bisa dikontrol. Dipilih yang benar-benar bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ubi ungu, dalam pengamatan Adi, merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung antioksidan.

Hal itu, kata Adi, karena ubi ungu mengandung serat pangan alami yang tinggi, prebiotik, kadar Glycemic Index rendah, dan oligosakarida. Pigmen warna ungu pada ubi ungu bermanfaat sebagai antioksidan karena dapat menyerap polusi udara, racun, oksidasi dalam tubuh, dan menghambat penggumpalan sel-sel darah.

Menjaga kualitas

Adi sadar, meski makanan berbahan baku ubi ungu banyak manfaatnya, tidak mudah bagi masyarakat perkotaan untuk mendapatkan bahan pangan ini. Kalaupun ada, biasanya tidak menarik untuk dikonsumsi karena hanya direbus. Padahal, masyarakat perkotaan umumnya senang yang serba praktis, termasuk dalam memilih makanan.

Perilaku masyarakat inilah yang dijadikan Adi sebagai tantangan untuk meraih peluang usaha.

Kini, dengan kreativitasnya, ubi ungu dapat menjadi makanan yang memenuhi selera masyarakat. Saat ini yang dibutuhkan Adi adalah menjaga konsistensi kualitas ubi ungu.

Untuk itu, Adi terjun langsung ke ladang untuk menanam ubi. Varietas ubi ungu yang dikembangkan pun dipilih dari Jepang. Selain kualitas warna ungunya bagus, juga kualitas rasanya stabil bila teknik budidayanya diterapkan secara tepat.

Perlahan tetapi pasti, usaha makanan dan minuman berbasis ubi ungu yang dibangun Adi mulai menunjukkan hasil. Kunci dari perjalanan bisnis Adi adalah kreativitas dan kemampuan menangkap peluang usaha

About Sabila Komputama

Hanung Anggo Yudanto HP : 081226062343

Posted on 18 April 2009, in Bisnis Offline, Motivasi, peluang bisnis and tagged , , . Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. ass. info anda sangat bermanfaat. sy ingin tahu lebih jauh soal bisnis ubi ini terutama untuk pasar user ubi di jabodetabek dan sekitarnya. sekarang saya sedang memasok ubi untuk salah satu produsen saos di jakarta. tks

  2. saya ingin usaha dari bahan dasar ubi ungu? saya pengen menjadi murid anda. thanks.

  3. saya mencari pemasok ubi ungu
    tolong dibantu informasinya ya
    terimakasih
    hub agus 081317325269

  4. Selamat sore,
    saya ingin jadi murid anda dan berjualan ubi ungu dengan modal kecil. Saya bisa belajar ke mana? tks

  5. pak saya berminat swkali untuk bisnis ini mohon informasinya 081932599360/02132622866

  6. bernie joedhanti

    Saya ingin sekali berbisnis dengan bapak,mgkn bisa jadi murid/rekan bisnis bapak….membuka gerai di jawa tengah….tks…

  7. pak. kalo mw buka cabang di malang ataw padang saya siap membantu, saya mw belajar sukses dari bapak. terima kasih

  8. pak saya tertarik dgn usaha bapak…
    apa bs di share bisnis bapak…………saya ingin sukses spt bapak juga…..semoga bapak berkenan…terima kasih atas waktu bapak…saya di samarinda kaltim….
    supriadi

  9. saya di demobisa@yahoo.co.id saya tunggu kabar baik bapak ya…
    tksh

  10. PAK,,, sy ingin belajar bisnis dr bpk.
    yg sy mau tykan pak, bgmn melihat ubi ungu yang bagus, dan paling banyak org pesan.
    pak, klu sy punya ubi ungu, memasarkanx kmn ya pak? mohon infonya. trmksh

  11. saya Agus dari PTPN 12,kediri, saya sedang mencoba menanam ubi jalar berbagai varitas.
    klo anda berminat untuk kerjasama silakan hubungi saya di sumbertengah_09@yahoo.com.

    saya yakin prospek bisnis ubi jalar akan berkembang,selain untuk olahan kue,namun untuk bahan baku tepung,substitusi terigu dll.
    saya tunggu kabar baiknya.

    • SAYA ERWAN DARI JAKARTA MAU TANYA APAKAH UBI UNGU DALAM JUMLAH BESAR KARENA SAYA MEMBUTUHKAN,
      MOHON HUBUNGIN SAYA DI 02195873338 / 085312169503 TOLONG SECEPAT NYA ??
      TGL 01 06 2012

  12. apakah bisa berkerja sama? sy ingin memasarkan saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: